Pekon Kedamain Gelar Musrenbang Tingkat Pekon

Hukum & Kriminal216 Dilihat
banner 468x60

TANGGAMUS – Pekon Kedamaian, Kecamatan Kotaagung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 pada Selasa, 14 Januari 2025.

Musrenbang 2025 berlangsung di aula kantor desa setempat, dihadiri Tim Asistensi Musrenbang Kecamatan Kotaagung.

banner 336x280

Turut hadir Ketua Pekon Kedamaian Azwan Juni, Sekretaris Pekon Sahrudin, tokoh agama, tokoh pemuda, bidan desa, dan pihak terkait.

Musrenbang digelar untuk merumuskan sejumlah usulan yang akan diajukan pada 2026.

Usulan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kepala dusun, kemudian usulan dari bidan desa, guru, dan pihak terkait lainnya di Pekon Kedamaian.

Tak hanya itu, Kecamatan Kotaagung juga memiliki usulan, yakni pembangunan pintu gerbang kecamatan dan diusulkan melalui Musrenbang tingkat desa.

Usulan tersebut disampaikan bukan tanpa alasan, hal itu dikarenakan letak kantor Kecamatan Kotaagung berada di wilayah Desa Kedamaian dan hingga saat ini belum memiliki pintu gerbang.

Tim pendamping Musrenbang Kecamatan Kotaagung, Zulkarnain mengatakan, Musrenbang tingkat desa pada hari pertama diikuti oleh delapan desa.

Setiap tim kecamatan dibagi ke masing-masing desa untuk mengikuti Musrenbang, adapun sejumlah usulan yang disampaikan, khususnya di Desa Kedamaian.

Yakni, permasalahan infrastruktur jalan lingkar yang menghubungkan desa-desa tersebut sudah banyak yang rusak sehingga perlu diperbaiki dan ditangani.

“Usulan prioritas yang disampaikan adalah masalah infrastruktur, dan kami juga dari pihak kecamatan ada usulan ke desa, yaitu pembangunan pintu gerbang kantor kecamatan, hal ini dikarenakan kecamatan berada di wilayah desa Kedamaian,” kata Zulkarnain.

Sementara itu, Kepala Kedamaian Azwan Juni melalui Sekretaris Desa Sahrudin, menjelaskan sejumlah usulan yang disampaikan pada Musrenbang tingkat desa diantaranya

Usulan pembangunan gorong-gorong, perbaikan jalan penghubung antar desa dan jalan lingkungan, jembatan, pembangunan pagar sekolah, pembangunan gedung pusat kesehatan desa (Puskeskon).

“Kami berharap usulan-usulan yang disampaikan dapat terealisasi, dan pihak terkait dapat mengawal agar usulan ini dapat terealisasi pada tahun mendatang,” jelasnya.

Selain pembuangan fisik, ia menambahkan pengelolaan sampah juga menjadi isu dalam musrenbang, dan dalam hal ini, lanjutnya, pihak desa pada tahun ini telah menganggarkan kendaraan pengangkut sampah.

“Tahun ini kita akan anggarkan kendaraan pengangkut sampah agar permasalahan sampah bisa teratasi, tidak hanya itu saja, hal lain seperti keamanan dan kebersihan menjadi prioritas kita,” ujarnya.(*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *