Petani Tanggamus Terima Bantuan 198 Ton Benih Padi, Diserahkan Langsung Putri Zulkifli Hasan

banner 468x60

TANGGAMUS – Putri Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Daerah Pemilihan Lampung I menyerahkan 198.975 kilogram benih padi hibrida kepada petani di Kabupaten Tanggamus.

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan di Kelompok Tani Stawitan Pekon Banjar Manis, Kecamatan Pulosari Pada 7 Juni (2025) itu dihadiri Bupati Tanggamus Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, H. Tedi Kurniawan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut akan disalurkan ke lahan sawah seluas 7.959 hektare di 18 kecamatan, meliputi 159 desa dan 632 kelompok tani, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 18.428 petani.

Penyaluran benih tersebut dilakukan berdasarkan permintaan petani yang dihimpun oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH), dan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus. Bantuan ini rencananya akan diberikan pada musim tanam Juni dan Juli 2025.

“Apa yang kami lakukan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap program ketahanan dan swasembada pangan. Dengan menggunakan benih unggul, bukan benih turunan, produksi padi bisa meningkat hingga 10 persen,” kata Putri dalam sambutannya, Sabtu (7/6/2025).

Ada dua varietas benih yang disalurkan, yakni Ciherang sebanyak 108.675 kg untuk lahan seluas 4.347 ha, dan Inpari 2 sebanyak 90.300 kg untuk lahan seluas 3.612 ha.

Putri berharap bantuan benih ini tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani beserta keluarganya.

Pada kesempatan itu, Putri juga menyampaikan harapan Bupati Tanggamus agar pemerintah pusat turut membantu membangun dan memperbaiki saluran irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier. Menurutnya, keberadaan prasarana irigasi sangat vital untuk mendukung keberlanjutan budidaya padi di Tanggamus.

“Kondisi bangunan air di Tanggamus sangat perlu mendapat perhatian serius agar ketahanan dan kemandirian pangan tetap terjaga,” ungkapnya. (*)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *