TANGGAMUS – Rumah milik Karyati (50), warga Pekon Gedung Agung, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, ludes terbakar pada Rabu dini hari, 5 Maret 2025 sekitar pukul 02.50 WIB.
Kapolsek Pulau Panggung, AKP Jumbadio, S.H., mengatakan, pihaknya langsung melakukan serangkaian tindakan setelah menerima laporan adanya kebakaran.
“Begitu menerima laporan, kami langsung ke lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan Ketua Pekon setempat,” kata AKP Jumbadio mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda, S.I.K.
AKP Jumbadio mengungkapkan, rumah yang terbakar berdinding papan dan dihuni oleh Sihrun (46). Sementara itu, pemilik rumah, Karyati, saat ini berada di Pulau Jawa.
Kebakaran pertama kali ditemukan oleh Repal (21) dan Saprudin (51), warga setempat. Kedua saksi yang melihat api berusaha memadamkan api dengan alat sederhana, namun api justru membesar dan sulit dikendalikan.
Mereka pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan meneruskannya ke pemadam kebakaran serta Polsek Pulau Panggung. Saat kejadian, Sihrun sedang tidak berada di rumah karena sedang sahur di rumah saudaranya yang juga berada di Pekon Gedung Agung.
“Kebakaran ini diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api dan membakar sebagian besar rumah,” katanya.
Lebih lanjut, AKP Jumbadio menjelaskan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB dengan bantuan warga dan petugas pemadam kebakaran.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dengan sebagian besar rumah terbakar. “Beberapa barang yang ikut terbakar antara lain kasur dan perlengkapan tidur. Kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta,” terangnya.
Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian atau kendala teknis seperti korsleting listrik.
“Untuk mencegah kejadian serupa, kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik di rumah dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak ada kabel yang rusak atau terkelupas, serta tidak membiarkan peralatan elektronik menyala dalam waktu lama. Hal ini penting untuk mencegah potensi kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gedung Agung, Al Muntasir menyatakan pihaknya telah mendata kerugian akibat kebakaran ini dan langsung melaporkannya kepada camat untuk dibantu lebih lanjut.
“Kejadian ini sudah kami laporkan kepada camat dan sedang berkoordinasi untuk memberikan bantuan lebih lanjut kepada Sihrun dan keponakannya yang terdampak kebakaran ini,” ungkapnya. (*)
Ditinggal Sahur Tempat Kerabatnya, Rumah Berdinding Papan Milik Karyati Pekon Gedung Agung Ludes Terbakar


















