TANGGAMUS– Dapur rumah warga di Pekon Dadapan, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, ludes terbakar, Musibah kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Senin, 10 Februari 2025.
Kapolsek Sumberejo, Polres Tanggamus, Iptu Ridwansyah, S.H mengatakan, rumah yang terbakar itu diketahui milik Mujiati (70) yang berprofesi sebagai petani.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun sejumlah barang berharga hangus terbakar,” kata Iptu Ridwansyah mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, S.I.K.
Kapolsek menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Sulastri (46), warga sekitar yang melihat api mulai membesar dari dapur korban.
Saksi Sulastri yang pertama kali melihat kejadian ini langsung berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan alat sederhana.
Namun, api sudah terlanjur membesar sehingga dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu memadamkannya.
“Sekitar pukul 11.30 WIB, api akhirnya dapat dikuasai oleh dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi,” jelasnya.
Iptu Ridwansyah mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, kebakaran terjadi karena kelalaian saat memasak. Pemilik rumah, Mujiati diketahui sedang merebus air menggunakan tungku kayu bakar di dapurnya.
“Korban kemudian meninggalkan dapur menuju ke kebun yang tak jauh dari rumahnya. Diduga api dari kayu bakar menyambar tumpukan kardus di sekitar kompor sehingga api pun membesar dengan cepat,” katanya.
Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan parah di area dapur rumah dan membakar sejumlah barang berharga, antara lain 2 sepeda motor (Yamaha Scorpio dan Yamaha DT 100), 1 kulkas Sharp, 1 penggiling kopi 8PK, dan peralatan dapur lainnya.
“Total kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta,” katanya.
Kendati kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian tersebut menjadi pengingat bagi warga agar selalu berhati-hati saat menggunakan perapian atau peralatan masak tradisional yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak membiarkan api menyala begitu saja.
“Kami mengimbau kepada warga agar selalu waspada dan tidak membiarkan dapur terbakar, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari,” imbaunya.(dre)













