TANGGAMUS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk mewujudkan Kawasan Industri Tanggamus (KIT) kembali dipertegas.
Dalam hal ini Bupati Tanggamus, H.M. Saleh Asnawi, bergerak cepat untuk menghidupkan kembali usulan Kawasan Industri sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dan kebijakan refocusing anggaran.
Ia menyampaikan langkah strategis ini langsung kepada Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, saat menghadiri acara peletakan batu pertama Pilot Project Hidrogen Hijau Ulu Belu, Selasa (9 September 2025).
“Sebagai Bupati Tanggamus, hari ini saya kembali mengusulkan Kawasan Industri Tanggamus sebagai Proyek Strategis Nasional. Program ini sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 dan refocusing anggaran, namun kami tetap berkomitmen penuh untuk melanjutkan upaya ini,” ujar Bupati Saleh Asnawi.
Menurutnya, keberadaan Kawasan Industri Tanggamus akan menjadi penggerak ekonomi daerah, menciptakan ribuan lapangan kerja baru, dan sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di sektor energi dan sektor terkait lainnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana besar ini. Ia menegaskan bahwa Pertamina siap mengawal setiap langkah strategis terkait pengembangan kawasan industri di Tanggamus.
“Pertamina akan senantiasa hadir untuk mendukung inisiatif pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kawasan Industri Tanggamus tidak hanya akan mendukung ekonomi daerah, tetapi juga akan membuka peluang investasi baru dan memperluas lapangan kerja. Kami siap mendukung hal ini bersama pemerintah daerah,” ujar Iriawan.
Selain itu, dukungan juga datang dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD), yang hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mencapai pembangunan industri yang berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh pengembangan Kawasan Industri Tanggamus. Terutama dengan kehadiran Pertamina, saya yakin rencana ini akan berdampak signifikan terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar RMD.
Peletakan batu pertama Proyek Percontohan Hidrogen Hijau Ulu Belu sendiri merupakan simbol kemajuan Indonesia dalam pengembangan energi hijau. Tokoh-tokoh penting yang hadir antara lain Komisaris Utama Pertamina, Direksi Pertamina, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Wakil Menteri Investasi.
Gubernur Lampung, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bupati Tanggamus, dan Unit Kemahasiswaan (Uspida) Kabupaten Tanggamus, menandai babak baru dalam pengembangan strategis di Kabupaten Tanggamus, yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Lampung.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, harapan besar kini tertuju pada terwujudnya Kawasan Industri Tanggamus, yang akan menjadi motor penggerak pembangunan dan kemajuan daerah.(*)
Gerak Cepat Bupati Tanggamus Kawal Pembangunan Kawasan Industri, Pilot Project Hidrogen Hijau di Ulu Belu


















